Minggu, 03 Juni 2012

surat ku

Kepada Aku di Masa Depan
04 juni 2012

Dear Me,
Dimana saja di masa depan.
Halo, diri sendiri. Bagaimana kabarmu? sehat?. Jagalah pola makanmu, banyak-banyaklah makan makanan yang menyehatkan agar tubuhmu bebas dari segala macam penyakit. Kau harus berjanji untuk sehat selalu ya pokoknya?
Diri sendiri, sedang apa kau sekarang? berkumpul bersama orang-orang yang kau cintai kah? atau mungkin menjemput pagi ditemani segelas susu hangat. Jangan minum kopi terlalu sering ya, kau ingat ketika kopi yang kau minum memberikan efek ekstrim kepada perutmu? tidak sekali atau dua kali hal itu terjadi, tapi sering. Sepertinya perutmu tidak ingin berkompromi dengan minuman yang satu itu.
Diri sendiri, seperti apa kau sekarang? segala hal berjalan dengan sempurna kan? tidak, tidak, maksudku apakah segala hal berjalan sesuai rencanamu? tidak selalu harus sempurna atau sesuai rencana sebenarnya. Biarkan semua berada dalam porosnya, sudah ada Dia yang mengatur semuanya. Yang harus kau lakukan hanyalah berusaha yang terbaik.
Diri sendiri, bagaimana kehidupanmu sekarang?, cita-cita yang kau impikan apakah sudah kau capai semua?. Membahagiakan orang tuamu harus kau prioritaskan ya? Ingat ketika kau berjanji kepada ayahmu untuk membuatkan sebuah tempat dimana ia bisa menikmati masa tuanya? tempat dimana ia tenang dan bahagia menghirup udara segar dan menghilangkan beban pikirannya selama ini. Menyiangi tanaman bonsai kesukaannya, mendengarkan kicauan burung di pagi hari dan kolam untuk menyalurkan hobi memancingnya. Ingat ketika kau berjanji pada ibumu bahwa kau tidak akan pernah meninggalkannya sendirian? bahwa kau akan selalu ada menemaninya sampai kapanpun juga mengantarkannya ke tempat manapun dia mau. Janjimu kepada orang tua mu apakah sudah kau tepati? pokoknya harus ya. Harus!
Diri sendiri, apa kau bahagia? kau harus ya. Ingat bahwa kebahagian itu bukan sekedar di mata, jangan tertipu dengan apa-apa yang akan membawamu “terlihat” bahagia. Bahagia itu di hati.
Diri sendiri di masa depan, jangan lupa doakan aku yang sekarang. Doakan aku untuk tetap kuat menjalani segala proses pendewasaan, agar tidak menyerah mencapai cita-cita, agar proses mencapai kata bahagia itu segera diwujudkan. Tentunya aku yang sekarang berperan besar terhadap kehidupanmu disana. Maka dari itu aku tidak boleh menyerah bukan? hehe. Tentu tidak akan. Semoga :’)

Best regards,

Aku di masa sekarang.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar